Jumat, 15 April 2011

sistem Peredaran Darah Pada Ikan

Sistem sirkulasi pada ikan adalah sistem yang berfungsi untuk mengangkut dan
mengedarkan O2 dari perairan ke sel-sel tubuh yang membutuhkan, juga mengangkut enzim, zat-
zat nutrisi, garam-garam, hormon, dan anti bodi serta mengangkut CO2 dari dalam usus,
kelenjar-kelenjar, insang, dan sebagainya, keluar tubuh.

Seperti pada golongan vertebrata lainnya, ikan mempunyai sistem peredaran darah
tertutup, artinya darah tidak pernah keluar dari pembulunya, jadi tidak ada hubungan
langsung dengan sel tubuh sekitarnya. Darah memberi bahan materi dengan perantaraan
difusi melalui dinding yang tipis dari kapiler darah, dan kembali ke jantung melalui
pembulu yang ke dua. Seri pertama dinamakan sistem arteri dan seri ke dua disebut
sistem vena.

Organ-organ yang berfungsi sebagai alat sirkulasi yaitu berupa : jantung, pembuluh nadi
(aorta, arteri) dan pembuluh balik (vena), dan kapiler-kapiler darah. Bahan yang diedarkan :
darah(plasma darah dan butir-butir darah).

Sistem peredaran darah, organ utamanya adalah jantung yang bertindak sebagai
pompa tekan merangkap pompa hisap. Darah ditekan mengalir keluar dari jantung
melalui pembuluh arteri ke seluruh tubuh sampai ke kapiler darah, kemudian dihisap
melalui pembuluh vena dan kembali ke jantung. Sistem peredaran darah ini disebut
sistem peredaran darah tunggal.

Sebelum atrium, terdapat sinus venosus (SV) yang mengumpulkan darah berkadar CO2
tinggi, berasal dari organ-organ tertentu. Darah dari SV masuk ke dalam atrium melalui katup
sinuautrial, dari atrium darah masuk ke dalam ventricle melalui katup atrioventricular. Dari
ventrikel darah ditekan dengan daya pompa padanya, menuju ke arah aorta ventralis, menuju ke
insang. Di insang terjadi pertukaran O2 dengan CO2 (pada sistem pernafasan) dan seterusnya
darah dengan kandungan O2 tinggi diedarkan ke daerah kepala, ke bagian dorsal, ke ventral, dan
ekor kembali ke jantung dan seterusnya. Setelah mengedarkan nutrisi dan sebagainya.

perdaran Darah Pada Kodok



Jantung katak memiliki 3 kamar: dua atrium dan ventrikel tunggal.

* atrium terdeoksigenasi menerima darah dari pembuluh darah (vena) yang mengeringkan berbagai organ tubuh.
* Atrium kiri menerima darah beroksigen dari paru-paru dan kulit (yang juga berfungsi sebagai organ pertukaran gas di sebagian besar amfibi).
* Kedua atrium kosong ke ventrikel tunggal.
* Sementara ini mungkin muncul untuk membuang peluang untuk menjaga darah oksigen dan terdeoksigenasi terpisah, ventrikel terbagi menjadi ruang sempit yang mengurangi pencampuran darah dua.
* Jadi ketika ventrikel kontrak:
1. darah beroksigen dari atrium kiri dikirim, relatif murni, ke dalam arteri karotid mengambil darah ke kepala (dan otak);
2. terdeoksigenasi darah dari atrium kanan dikirim, relatif murni, ke arteri pulmocutaneous mengambil darah ke kulit dan paru-paru dimana oksigen segar dapat diambil.
3. Hanya darah yang lewat ke dalam lengkungan aorta telah sepenuhnya dicampur, tapi tetap saja mengandung oksigen yang cukup untuk memasok kebutuhan seluruh tubuh.

Catatan, bahwa dalam kontras dengan ikan, baik organ pertukaran gas dan jaringan interior tubuh mendapatkan darah mereka di bawah tekanan penuh.

Sistem Transportasi/Peredaran Darah pada Manusia

Transportasi ialah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan ke seluruh tubuh dan pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh.
Alat transportasi pada manusia terutama adalah darah. Di dalam tubuh darah beredar dengan bantuan alat peredaran darah yaitu jantung dan pembuluh darah.
Selain peredaran darah, pada manusia terdapat juga peredaran limfe (getah bening) dan yang diedarkan melalui pembuluh limfe.
Pada hewan alat transpornya adalah cairan tubuh, dan pada hewan tingkat tinggi alat transportasinya adalah darah dan bagian-bagiannya. Alat peredaran darah adalah jantung dan pembuluh darah.

sistem peredaran darah terdiri dari dua sistem peredaran darah, yaitu :
sistem peredaran darah terbuka dan sistem peredaran darah tertutup.
sistem peredaran darah terbuka ialah : sisitem peredaran darah dimana trjadi di luar pembuluh darah, sedangkan Sistem peredaran darah tertutup ialah : sistem peredaran darah yang berlangsung didalam pembuluh darah.

1. Darah
Bagian-bagian darah

Sel-sel darah (bagian yg padat)

* Eritrosit (sel darah merah)
* Leukosit (sel darah putih)
* Trombosit (keping darah)

Plasma Darah (bagian yg cair)

* Serum
* Fibrinogen


Fungsi Darah
Darah mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. Mengedarkan sari makanan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah
2. Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah, karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan melalui ginjal
3. Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah.
4. Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah
5. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih
6. Menutup luka yang dilakuakn oleh keping-keping darah
7. Menjaga kestabilan suhu tubuh.

2. Jantung
jantung-manusia

Jantung manusia dan hewan mamalia terbagi menjadi 4 ruangan yaitu: bilik kanan, bilik kiri, serambi kanan, serambi kiri. Pada dasarnya sistem transportasi pada manusia dan hewan adalah sama.

3. Pembuluh Darah
Ada 3 macam pembuluh darah yaitu: arteri, vena, dan kapiler (yang merupakan pembuluh darah halus)

Pembuluh Nadi

* Tempat Agak ke dalam
* Dinding Pembuluh Tebal, kuat, dan elastis
* Aliran darah Berasal dari jantung
* Denyut terasa
* Katup Hanya disatu tempat dekat jantung
* Bila ada luka Darah memancar keluar

Pembuluh Vena


1. Dinding Pembuluh Tipis, tidak elastis
2. Dekat dengan permukaan tubuh (tipis kebiru-biruan)
3. Aliran darah Menuju jantung
4. Denyut tidak terasa
5. Katup Disepanjang pembuluh
6. Bila ada luka Darah Tidak memancar

1. Sistem peredaran darah tertutup dan peredaran darah ganda

Dalam keadaan normal darah ada didalam pembuluh darah, ujung arteri bersambung dengan kapiler darah dan kapiler darah bertemu dengan vena terkecil (venula) sehingga darah tetap mengalir dalam pembuluh darah walaupun terjadi pertukaran zat, hal ini disebut sistem peredaran darah tertutup.

Peredaran darah ganda pada manusia, terdiri peredaran darah kecil (jantung –paru-paru – kembali ke jantung) dan peredaran darah besar (jantung – seluruh tubuh dan kembali ke jantung). Peredaran ini melewati jantung sebanyak 2 kali.

5. Getah Bening
Disamping darah sebagai alat transpor, juga terdapat cairan getah bening. Terbentuknya cairan ini karena darah keluar melalui dinding kapiler dan melalui ruang antarsel kemudian masuk ke pembuluh halus yang dinamakan pembuluh getah bening (limfe)

Penyakit pada Sistem Transportasi
1. Anemia
• Anemia sel sabit merupakan penyakit menurun tak bisa diobati
• Anemia perniosa, rendahnya jumlah eritrosit karena makan kurang vit B12
2. Talasemia
Sel darah merah abnormal,umur lebih pendek,diasesi dengan transfusi darah
3. Hemofili
Darah sulit/tidak bisa membeku
4. varises
Pelebaran pembuluh vena
5. Atherosklerosis
Penyumbatan pembuluh darah oleh lemak
6. Arteriosklerosis
Penyumpatan pembuluh darah oleh zat kapur
7. leukopeni
jumlah sel darah putih kurang dari normal

Kamis, 14 April 2011